BURANGA, Matabuton.com–Masyarakat Kabupaten Buton Utara mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali tanpa pemberitahuan resmi dari pihak PLN. Dalam sehari, listrik dilaporkan padam dua kali, sehingga mengganggu aktivitas warga dan pelayanan publik.
“Sudah dua kali dalam sehari ini listrik padam. Kami yang yang berurusan di Capil sangat dirugikan,” keluh Tuti, salah satu warga dengan nada kecewa saat ditemui wartawan pada Selasa (15/7/2025).
Pemadaman mendadak ini tidak hanya menghambat pelayanan administrasi, tetapi juga berdampak pada kegiatan usaha dan rumah tangga warga.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Unit PLN Ereke, La Ode Muhammad Asrul saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pemadaman disebabkan oleh gangguan mesin dan kerusakan pada infrastruktur jaringan.
“Gangguan mesin, Pak. Kalau tadi pagi karena ada kabel putus di travo,” jelasnya singkat melalui pesan.
Namun, Asrul tidak bisa menjelaskan secara detail kerusakan mesin, pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti karena penanganan mesin berada di unit berbeda.
“Rinciannya kami belum tahu, Pak, karena beda bagian dan pimpinan,” tambahnya.
Sementara itu, untuk pemadaman yang terjadi pada Senin (14/7/2025), pihak PLN menyebut penyebabnya adalah layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik.
“Untuk kemarin karena ada layang-layang, Pak. Sekarang musim layang-layang, banyak yang tersangkut di jaringan PLN,” ungkap Asrul.
Warga berharap PLN memberikan informasi lebih transparan terkait jadwal pemadaman dan segera memperbaiki pelayanan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.
Laporan: Redaksi.