Usai Redam Gejolak Pongkowulu, AKBP Totok Dipromosikan ke Bareskrim Polri

BURANGA, Matabuton.com-Di tengah polemik pemblokiran Jalan Provinsi Sulawesi Tenggara di Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, nama AKBP Totok Budi Sanjoyo menjadi salah satu sosok yang paling banyak diperbincangkan masyarakat Buton Utara.

Saat ketegangan memuncak dan warga memilih memblokade akses jalan sebagai bentuk protes atas rusaknya infrastruktur, Kapolres Buton Utara itu tidak hanya hadir untuk mengamankan jalannya aksi. Ia memilih berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan tuntutan mereka, hingga menjembatani komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kapolres Buton Utara AKBP. Totok Budi S saat berdiskusi dengan massa aksi.

Melalui pendekatan persuasif yang dilakukannya, AKBP Totok berhasil membuka ruang komunikasi antara massa aksi dan pemerintah. Ia bahkan menghubungi langsung Dinas SDA dan Bina Marga Sultra serta menyampaikan aspirasi warga kepada Anggota Komisi V DPR RI agar tuntutan masyarakat mendapat perhatian.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Massa aksi yang semula menutup total jalan akhirnya bersedia memberlakukan sistem buka-tutup jalan sebelum kemudian difasilitasi bertemu dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari.

Kapolres Buton Utara, AKBP Totok Budi S, turun langsung membantu evakuasi truk yang mengalami kecelakaan di tanjakan Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, Kamis (4/6/2026).

Tak hanya saat menghadapi aksi demonstrasi, AKBP Totok juga beberapa kali terlihat turun langsung membantu masyarakat. Salah satunya ketika sebuah truk mengalami kecelakaan di Tanjakan Pongkowulu akibat kondisi jalan yang rusak. Bersama personel dan warga, ia ikut menarik kendaraan menggunakan tali hingga berhasil dievakuasi.

Kehadiran langsung di lapangan itu membuat sosok AKBP Totok dikenal dekat dengan masyarakat. Di berbagai kesempatan, ia lebih memilih berdialog daripada mengedepankan pendekatan represif dalam menyelesaikan persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Perjuangan masyarakat yang dikawal melalui komunikasi dan mediasi itu kini mulai menunjukkan hasil. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah menindaklanjuti kesepakatan bersama dengan memulai mobilisasi alat berat dan material ke Tanjakan Pongkowulu dan Walipuo sebagai tahap awal pelaksanaan pekerjaan perbaikan ruas jalan yang selama ini menjadi tuntutan masyarakat.

Kini, di tengah mulai direalisasikannya penanganan jalan tersebut, AKBP Totok mendapat amanah baru.

Berdasarkan surat telegram Kapolri, AKBP Totok Budi Sanjoyo diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagopsnal Dittipidter Bareskrim Polri. Sementara jabatan Kapolres Buton Utara akan diemban oleh AKBP Ida Bagus Kade Sutha Astama, yang sebelumnya menjabat Kanit 2 Subdit I Dittipidter Bareskrim Polri.

Mutasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Polri. Namun, bagi masyarakat Buton Utara, khususnya warga Desa Pongkowulu, nama AKBP Totok akan dikenang sebagai kapolres yang memilih hadir di tengah masyarakat, membangun dialog saat konflik memanas, dan turut mengawal lahirnya solusi hingga perbaikan jalan yang diperjuangkan warga mulai direalisasikan.

Jejak pengabdiannya di Buton Utara kini berlanjut di tingkat nasional. Sementara masyarakat berharap semangat kepemimpinan yang humanis dan mengedepankan komunikasi yang ditinggalkannya tetap menjadi teladan dalam pelayanan kepolisian di Kabupaten Buton Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *