BURANGA,Matabuton.com-Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui program pangan murah yang digelar sejak 22 Juli 2025. Program ini menyasar seluruh kecamatan di Buton Utara sebagai upaya konkret menekan lonjakan harga bahan pangan pokok di tingkat masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton Utara, Sadaria, menjelaskan bahwa kegiatan pangan murah ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk mengintervensi harga pasar, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Pangan murah ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan agar masyarakat tidak terlalu terbebani dengan kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Kami pastikan bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan terigu tersedia dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Sadaria saat diwawancarai wartawan, Kamis (31/7/2025).
Hingga saat ini, kegiatan pangan murah telah sukses digelar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kulisusu, Kulisusu Utara, dan Kulisusu Barat. Sementara itu, kegiatan serupa sedang berlangsung di Kecamatan Wakorumba Utara dan akan terus berlanjut hingga mencakup seluruh kecamatan di wilayah Buton Utara.
Sadaria menegaskan, meskipun Dinas Ketahanan Pangan Buton Utara didominasi oleh pegawai perempuan, hal tersebut tidak menjadi halangan bagi jajarannya untuk terus berbenah dan berjuang di garis depan demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami di Dinas Ketahanan Pangan tidak mengenal lelah. Walau didominasi oleh perempuan, semangat kami dalam melayani masyarakat tetap tinggi. Bagi kami, kesejahteraan masyarakat Buton Utara adalah prioritas utama,” tegasnya.
Adapun bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan pangan murah ini antara lain Beras SPHP, Minyak Kita, Gula Pasir, dan Terigu, dengan harga terjangkau dibanding harga pasar.
Sadaria berharap, program pangan murah ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menjaga daya beli di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang sering terjadi menjelang akhir tahun.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program pangan murah ini. Ini adalah bagian dari upaya kolektif kita bersama untuk menjaga ketahanan pangan di daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) Gerakan Pangan Murah Keliling, Siti Merlin Benina, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum gerakan pangan murah guna memenuhi kebutuhan pokok, terutama di tengah kenaikan harga beras yang terjadi saat ini.
“Harga beras saat ini sedang naik. Masyarakat bisa memanfaatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini untuk membeli kebutuhan pokok mereka, khususnya beras, dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” ungkap Merlin.
Merlin menambahkan, kegiatan pangan murah keliling, yang dilakukan bersama timnya ini disingkat menjadi “GAUL” (Gerakan Pangan Murah Keliling), adalah bentuk nyata dari upaya mereka dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Buton Utara.
“Bersama kawan-kawan di lapangan, kami pantang lelah demi kesejahteraan masyarakat Buton Utara. Ini adalah panggilan pengabdian bagi kami,” tutupnya.
Laporan: Redaksi.