KENDARI,Matabuton.com-Marsa Adawiyah resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo (UHO) untuk periode 2026/2027.
Mengusung tagline “Berpikir, Bersuara, Berdaya”, Marsa hadir dengan komitmen memperkuat peran DPM sebagai lembaga legislatif mahasiswa yang aktif, responsif, dan berintegritas.
Sebagai legislator muda, Marsa menegaskan bahwa kehadirannya dalam kontestasi ini bukan semata-mata untuk menduduki posisi strategis, melainkan untuk menjadi jembatan aspirasi seluruh mahasiswa Fakultas Farmasi.
Ia ingin memastikan setiap suara mahasiswa didengar, dikawal, dan diterjemahkan menjadi kebijakan yang berdampak nyata.
“DPM tidak hanya hadir sebagai simbol demokrasi kampus skala fakultas, tetapi sebagai ruang yang aman, terbuka, dan adil bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi serta memperjuangkan hak dan kesempatan berkembang,” ujar Marsa kepada media ini Selasa (30/12/2025).
Selaras dengan tujuan dan cita Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo, Marsa berkomitmen menghadirkan keputusan-keputusan yang bijak dan tepat sasaran, sekaligus mendorong peningkatan kualitas organisasi kemahasiswaan.
Dirinya menaruh perhatian besar pada penguatan hubungan kelembagaan dengan seluruh unsur organisasi mahasiswa demi terciptanya suasana yang harmonis dan kolaboratif.
Menurutnya, kepemimpinan di DPM menuntut keberanian untuk bersuara bagi kebenaran, kemampuan berpikir solutif, serta kesiapan untuk berdaya dalam setiap tindakan.
“Setiap langkah membawa manfaat, dan setiap peran memberi dampak. Karena itu, DPM harus menjadi pengawal kebijakan yang benar-benar berpihak pada mahasiswa,” tegasnya.
Berbekal rekam jejak organisasi, kepanitiaan, dan prestasi akademik yang konsisten sejak awal perkuliahan, Marsa Adawiyah menyatakan kesiapan dirinya untuk maju sebagai Calon Ketua DPM Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo dengan niat besar namun tetap berlandaskan kerendahan hati.
Ia mengungkapkan kepemimpinan tidak ditentukan oleh gender, melainkan oleh komitmen dan tanggung jawab. Sebagai perempuan siap memimpin, menyuarakan aspirasi mahasiswa.
“Sebagai pemimpin perempuan dan inisiator, memperkuat peran DPM sebagai lembaga legislatif yang responsif, kritis, dan berpihak pada mahasiswa. Bersama, kita wujudkan DPM yang inklusif dan membawa perubahan nyata,” ungkapnya.
Pengalaman memimpin, mengawal kegiatan, serta berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan mahasiswa membentuk kepekaan sosial dan karakter kepemimpinan yang matang dalam dirinya.
Dirinya berharap DPM mampu menjadi ruang dan aktif mengawal kebijakan dalam membawa perubahan nyata.
“DPM Farmasi UHO ke depan mampu menjadi ruang yang inklusif, transparan, dan aktif dalam mengawal kebijakan demi kemajuan bersama. Dengan dukungan seluruh mahasiswa, saya siap melangkah, berproses, dan bertanggung jawab membawa perubahan yang nyata,” harapnya.
Kepercayaan yang terus diberikan oleh lingkungan organisasi dan rekan mahasiswa menjadi alasan kuat Marsa melangkah, dengan komitmen menghadirkan DPM yang berpihak, terbuka, dan berdampak nyata bagi seluruh mahasiswa Farmasi.
Dengan visi kepemimpinan yang berorientasi pada integritas, partisipasi, dan keberlanjutan, Marsa Adawiyah optimistis dapat membawa DPM Fakultas Farmasi UHO menjadi lembaga legislatif mahasiswa yang kuat, progresif, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa masa kini. (Adm)




















































































