Kadis Kominfo Serahkan Usulan Pembangunan Tower Jaringan ke Kementerian Komdigi

Kepala Dinas Kominfo Butur, Sartono saat menyerahkan surat usulan pembangunan tower ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta yang diterima oleh Soleman Umbu Nengi, staf Komdigi yang membidangi fasilitator pemerintahan dan anggota tim kerja akselerasi infrastruktur mobile broadband.

BURANGA,Matabuton.com-Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam memperjuangkan pembangunan tower jaringan di wilayah blankspot akhirnya mencapai tahap krusial. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, usulan resmi pembangunan tower telah diserahkan langsung ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta.

Sebelumnya, Pemda Butur telah melakukan konsultasi dengan PT Telkom Indonesia wilayah Baubau, kemudian menyampaikan usulan melalui surat ke Telkom Kendari dan Telkom Regional V Makassar. Pada Rabu, 11 Februari lalu, Kepala Dinas Kominfo Butur, Sartono, secara langsung menyerahkan surat usulan yang ditandatangani Bupati Butur, Afirudin Mathara, kepada pihak Komdigi.

Surat tersebut diterima oleh Soleman Umbu Nengi, staf Komdigi yang membidangi fasilitator pemerintahan dan anggota tim kerja akselerasi infrastruktur mobile broadband. Berdasarkan informasi yang diperoleh, dokumen usulan itu telah diteruskan kepada Menteri Komdigi untuk ditindaklanjuti.

Pihak kementerian melalui fasilitator pemerintahan juga meminta Pemda Butur untuk melakukan penginputan data wilayah blankspot melalui aplikasi resmi yang telah disiapkan. Langkah ini bertujuan memudahkan proses pemetaan dan penentuan skala prioritas pembangunan tower.

Kepada jurnalis, Sartono menjelaskan bahwa persyaratan pengusulan pembangunan tower pada prinsipnya sama, baik yang diminta Telkom Regional V Makassar maupun Komdigi. Data yang dibutuhkan meliputi jumlah penduduk serta fasilitas pelayanan publik di wilayah blankspot.

“Kalau soal data tidak ada kendala, tinggal penginputan,” ujar Sartono.

Ia menegaskan, seluruh data yang dibutuhkan telah disiapkan dan pihaknya segera menugaskan staf untuk melakukan penginputan melalui akun resmi kementerian.

Meski Telkom dan Komdigi telah memberikan sinyal positif terhadap usulan tersebut, Sartono meminta masyarakat untuk tidak tergesa-gesa menagih realisasi pembangunan. Pasalnya, proses pembangunan tower masih harus melalui tahapan panjang, terutama dalam penentuan titik sinyal terbaik dan lokasi pembangunan yang kerap menghadapi kendala teknis di lapangan.

Namun demikian, Kominfo Butur memastikan tidak akan menyerah memperjuangkan kebutuhan jaringan telekomunikasi bagi masyarakat. Selain menjadi kebutuhan mendasar, pembangunan tower juga merupakan bagian dari upaya mendukung visi dan misi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Butur, Afirudin Mathara–Rahman.

Menurut Sartono, Bupati Afirudin Mathara menyikapi serius keluhan masyarakat di wilayah blankspot. Sebagai bentuk kepedulian tersebut, Bupati memerintahkan Dinas Kominfo untuk bergerak cepat menindaklanjuti dan memperjuangkan kebutuhan layanan telekomunikasi masyarakat.

Kadis Kominfo optimistis usulan tersebut akan diakomodir oleh Telkom dan Komdigi, mengingat dukungan dari DPRD Butur, khususnya anggota yang membidangi Kominfo. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *