BURANGA, Matabuton.com-Kepedulian Polres Buton Utara terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan secara nyata di lapangan. Melalui jajaran Polsek Kulisusu Barat, kepolisian turun langsung melakukan perbaikan darurat Jembatan Lantahiwo yang berada di Desa Kotawo, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara, Selasa (6/1/2026).
Jembatan berlantaikan kayu yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara itu diketahui mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi lantai jembatan sudah lapuk, patah-patah, dan sangat membahayakan keselamatan pengendara yang melintas, terutama warga yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.
Kapolsek Kulisusu Barat, IPDA Aryana, mengatakan tindakan cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepolisian dalam melindungi keselamatan masyarakat.
“Kami mengecek langsung kondisi Jembatan Lantahiwo. Sebelumnya kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan, sehingga perlu dilakukan langkah darurat agar tidak menimbulkan kecelakaan,” ujar IPDA Aryana saat dikonfirmasi via WhatsApp.
IPDA Aryana menjelaskan, pihaknya sempat berupaya berkoordinasi dengan Kepala Desa Kotawo. Namun karena yang bersangkutan tidak berada di tempat, Polsek Kulisusu Barat kemudian menggandeng warga setempat untuk segera melakukan perbaikan.
“Kami berkoordinasi dengan beberapa warga Desa Kotawo. Mereka bersedia menyiapkan kayu bantalan sebanyak dua lembar. Dengan alat seadanya, kami bersama warga dan Babinsa Desa Kotawo, Serka Hermanto, langsung melakukan perbaikan darurat,” jelasnya.
Perbaikan tersebut dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat. Saat ini, jembatan telah dapat dilalui dengan lebih aman sembari menunggu penanganan permanen dari instansi terkait.
Aksi cepat Polsek Kulisusu Barat ini kembali menegaskan komitmen Polres Buton Utara dalam mengedepankan keselamatan masyarakat, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat tindakan nyata di tengah-tengah warga.
Langkah humanis tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, yang merasa terbantu dan lebih aman dalam beraktivitas. Kepedulian aparat kepolisian ini menjadi bukti bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam menjaga keselamatan berlalu lintas di wilayah Buton Utara.




















































































