BAUBAU, Matabuton.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Baubau bersama TNI-Polri, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Dinas Kesehatan Kota Baubau membagikan 2.000 masker kepada warga di kawasan Pasar Laelangi, Jalan R.A. Kartini, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Jumat (16/10/2026).
Aksi sosial tersebut dilakukan menyusul kabut asap yang menyelimuti Kota Baubau dalam beberapa hari terakhir dan dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat.
Pembagian masker dimulai sekitar pukul 10.00 Wita. Masker diberikan kepada pedagang, pengendara, pengunjung pasar, hingga warga yang melintas di kawasan tersebut.
Komandan Kodim 1413/Buton, Letkol Inf. Yoni, S.Hub.Int., mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian lintas instansi terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terganggu kabut asap.
“Tujuannya adalah untuk menjaga kesehatan karena saat ini kabut asap cukup meresahkan warga. Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, kegiatan hari ini bisa berjalan lancar, aman, dan tertib,” ujarnya.
Kapolres Baubau AKBP Noer Alam juga mengimbau, masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.
“Beberapa hari terakhir kabut asap cukup tebal dan ada beberapa masyarakat yang mengalami gangguan saluran pernapasan. Karena itu, ke depannya kita perlu lebih mengantisipasi dengan tetap menggunakan masker,” kata Noer Alam.
Sementara itu, Ketua IDI Baubau, dr. Hasrida Hamid, meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak. Warga juga dianjurkan menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar ruangan.
Ia mengingatkan masyarakat segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala gangguan pernapasan yang semakin berat.
“Kalau ada gejala-gejala yang memang memberat, misalnya sesak atau batuk yang tidak berhenti, diimbau untuk segera mencari layanan kesehatan, baik di puskesmas, dokter praktik, ataupun rumah sakit,” jelasnya.
Ketua PWI Baubau, La Ode Aswarlin, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai organisasi dan instansi dalam merespons kondisi kabut asap di Kota Baubau.
Menurutnya, kondisi cuaca pada Jumat mulai membaik dibandingkan hari sebelumnya. Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada dan menjaga kesehatan.
“Alhamdulillah, hari ini kondisi cuaca sudah lebih baik dari kemarin. Kita berharap kondisi ini akan kembali normal. Tetapi harapan kita, masyarakat tetap mencegah dan melindungi diri dengan menggunakan masker,” ujarnya.
Aswarlin menjelaskan, 2.000 masker yang dibagikan merupakan bantuan dari seluruh organisasi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi lintas instansi itu juga akan berlanjut pada Sabtu (17/10/2026) melalui kegiatan edukasi bagi pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Kegiatan lanjutan tersebut direncanakan mencakup edukasi kesehatan dan keselamatan berlalu lintas dengan melibatkan IDI, PMI Baubau, personel Satuan Lalu Lintas, tenaga teknis bidang kesehatan, serta Babinsa setempat.
“Jadi ini aksi kolaborasi bersama,” tegas Aswarlin.
Melalui kegiatan tersebut, para pihak berharap kesadaran masyarakat untuk melindungi diri dari paparan kabut asap semakin meningkat, sekaligus meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang memburuk.










































































