KONSEL, Matabuton.com-SMAN 8 Konawe Selatan (Konsel) mematangkan persiapan menjelang visitasi akreditasi yang dijadwalkan berlangsung Jumat (2/10/2026). Persiapan dilakukan melalui rapat final dan kerja bakti di lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 8 Konsel La Ode Sanando mengatakan, seluruh tim telah mengecek berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan proses akreditasi. Mulai dari dokumen pendidikan hingga kesiapan lingkungan sekolah.
“Kita sudah cek semua. Dari dokumen delapan Standar Nasional Pendidikan, perangkat pembelajaran mendalam, hingga kebersihan lingkungan. Insya Allah besok kita siap. Target kita jelas, mendapatkan nilai akreditasi A,” kata Sanando, Kamis (1/10/2026).
Sanando menyebut persiapan difokuskan pada empat komponen penilaian akreditasi. Salah satunya terkait mutu lulusan.
Pihak sekolah menyiapkan data keterserapan alumni di perguruan tinggi, bukti penguatan karakter peserta didik, serta data prestasi siswa di bidang akademik maupun nonakademik.
Komponen berikutnya yakni proses pembelajaran. Para guru, termasuk guru Sosiologi, telah melengkapi sejumlah perangkat pembelajaran, seperti modul ajar pembelajaran mendalam, analisis hasil ulangan harian, asesmen diagnostik, dan dokumen pembelajaran berdiferensiasi.
“Untuk mutu guru, dokumen peningkatan kompetensi, karya ilmiah guru, dan refleksi pembelajaran juga sudah ditata,” ujarnya.
Selain itu, manajemen sekolah turut menjadi perhatian. Sejumlah fasilitas seperti perpustakaan, laboratorium IPA, UKS, dan ruang bimbingan konseling ditata kembali menjelang kedatangan tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM).
Persiapan juga melibatkan guru, staf tata usaha, siswa, OSIS, hingga orang tua melalui komite sekolah. Mereka bersama-sama melakukan pembersihan kelas, penataan taman, dan melengkapi sejumlah administrasi.
Ketua OSIS SMAN 8 Konsel, Disya, mengatakan, para siswa juga telah mendapat arahan untuk mengikuti proses visitasi, termasuk ketika berhadapan dengan tim asesor.
“Kami siswa sudah siap diwawancarai asesor. Kami akan jawab jujur tentang bagaimana guru mengajar dengan menyenangkan di kelas,” kata Disya.
Sanando berharap persiapan tersebut dapat mendukung proses visitasi dan menjadi momentum bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.





















































































