Massa Ngotot Tutup Jalan Provinsi di Pongkowulu, Tolak Bubar Sebelum Pemprov Sultra Datang

BURANGA,Matabuton.com-Aksi pemblokiran jalan provinsi di Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara, terus memanas. Massa aksi menegaskan tidak akan membuka blokade sebelum perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara datang langsung menemui mereka di lokasi.

Tak hanya menuntut kehadiran pemerintah, warga juga meminta kepastian terkait perbaikan ruas jalan yang selama puluhan tahun dikeluhkan. Mereka menolak jika pemerintah hanya datang membawa janji tanpa komitmen yang jelas.

“Kami tidak akan buka blokade jalan ini sampai pemerintah Provinsi menemui kami di sini,” tegas Jenderal Lapangan aksi, Muhammad Arzal Muis, saat berorasi di hadapan Kepala Dinas PUPR Buton Utara, La Ode Husima, dan Plt Kepala Bappeda Butur, Agus Pria Budiana, Kamis (4/6/2026).

Arzal menegaskan tuntutan masyarakat sangat sederhana, yakni jalan provinsi yang melintasi Desa Pongkowulu harus segera diaspal. Menurutnya, warga sudah terlalu lama menunggu realisasi pembangunan jalan yang layak.

Aksi tersebut dipicu kondisi jalan yang dinilai semakin memprihatinkan. Bahkan sebelum pemblokiran dilakukan, sebuah kendaraan dilaporkan mengalami kecelakaan di tanjakan Pongkowulu yang rusak parah.

Peristiwa itu menjadi bukti nyata bahwa kerusakan jalan bukan lagi sekadar keluhan warga, melainkan telah mengancam keselamatan pengguna jalan.

Di tengah aksi, massa juga memutar lagu Bongkar milik Iwan Fals. Lagu bernuansa kritik sosial itu menggema di lokasi sebagai simbol kekecewaan warga terhadap lambannya respons pemerintah terhadap persoalan infrastruktur di wilayah mereka.

Meski telah didatangi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Buton Utara, massa tetap bertahan dan menolak membubarkan diri. Mereka bersikeras menunggu kehadiran perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memberikan kepastian terkait nasib jalan yang selama ini mereka perjuangkan.

Hingga berita ini diterbitkan, blokade jalan masih berlangsung dan massa aksi tetap bertahan di lokasi. Situasi terpantau aman dengan pengamanan dari aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Buton Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *