BUTUR  

Laode Herman Iskandar Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Haroano Lipu Buton Utara 2026

Laode Herman Iskandar sebagai Ketua Panitia Pelaksana Haroano Lipu Buton Utara 2026.

BURANGA, Matabuton.com-Lembaga Adat Sara Bharata Kulisusu menunjuk Laode Herman Iskandar sebagai Ketua Panitia Pelaksana Haroano Lipu Buton Utara 2026. Hajatan adat tersebut dijadwalkan digelar pada Kamis, 5 November 2026.

Penunjukan Laode Herman diputuskan dalam rapat pembentukan panitia yang digelar Lembaga Adat Sara Bharata Kulisusu, Minggu (13/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri sejumlah tokoh adat, pemangku adat, dan perwakilan masyarakat. Dalam rapat, panitia sepakat mulai melakukan persiapan pelaksanaan Haroano Lipu yang merupakan salah satu agenda adat penting di Buton Utara.

“Giat ini tentulah perlu persiapan yang matang. Mulai dari konsolidasi kepanitiaan, koordinasi dengan Pemerintah Daerah, hingga pelibatan seluruh elemen masyarakat. Kita ingin Haroano Lipu Buton Utara 2026 berjalan khidmat dan berdampak,” kata Laode Herman Iskandar selaku Ketua Panitia.

Laode Herman mengatakan, kepanitiaan akan mengedepankan kerja kolektif dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.

Panitia selanjutnya akan menyusun program kerja, pembagian tugas, serta konsep acara yang diharapkan dapat mengangkat nilai-nilai adat, seni dan budaya, UMKM, hingga pariwisata Buton Utara.

Sementara itu, Lakino Kulisusu La Ode M. Darlan menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepanitiaan Haroano Lipu Buton Utara 2026.

“Kami percaya di bawah kepemimpinan Laode Herman Iskandar, SH, Haroano Lipu Buton Utara 2026 dapat menjadi momentum untuk meneguhkan jati diri dan mengharumkan nama Buton Utara,” ujarnya.

Sesuai hasil Musyawarah Adat Sara Bharata Kulisusu tahun sebelumnya, Haroano Lipu ditetapkan dilaksanakan setiap November pada minggu pertama.

Untuk tahun 2026, pelaksanaan Haroano Lipu dijadwalkan pada Kamis, 5 November 2026.

Tahapan berikutnya, panitia akan menggelar rapat kerja untuk mematangkan teknis pelaksanaan kegiatan.

Masyarakat juga diharapkan dapat terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut, sekaligus menjadikan Haroano Lipu sebagai momentum pelestarian adat dan budaya serta pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata di Buton Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *