BURANGA, Matabuton.com-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mulai menunjukkan tindak lanjut atas hasil kesepakatan dengan masyarakat Desa Pongkowulu terkait penanganan ruas jalan provinsi di Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PUPR Buton Utara, La Ode Husima, saat dikonfirmasi mengenai perkembangan komunikasi dengan Dinas SDA dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara terkait rencana perbaikan Tanjakan Pongkowulu dan Tanjakan Walipuo.
Kepada media ini, Husima memperlihatkan komunikasi terbarunya dengan Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra yang dilakukan pada Selasa, (23/6/2026).
Dalam pesan tersebut, Husima menanyakan secara langsung kepastian jadwal pelaksanaan perbaikan kedua tanjakan yang menjadi salah satu tuntutan masyarakat selama aksi pemblokiran jalan beberapa waktu lalu.
“Assalamu’alaikum pak… Kapan rencana perbaikan tanjakan Pongkowulu dan Walipuo??” tulis Husima kepada Kadis Dinas SDA dan Bina Marga Sultra.
Pesan tersebut kemudian mendapat respons dari Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra.
“Selamat siang… Sedang persiapan pak Kadis.. 🙏,” balas Kadis Dinas SDA dan Bina Marga Sultra.
Menanggapi jawaban tersebut, Husima menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Buton Utara untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Siap. Nanti kami dikabari peralatan apa yang dibutuhkan dan perkiraan tanggal berapa pak, supaya kami siapkan memang pak Kadis,” balas Husima.
Komunikasi itu kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih dari Kadis SDA dan Bina Marga Sultra.
“Siap pak Kadis.. Terima kasih🙏,” tulisnya.
Respons tersebut menunjukkan bahwa pihak Dinas SDA dan Bina Marga Sultra saat ini sedang mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan sebagaimana hasil kesepakatan yang ditandatangani bersama dalam audiensi antara perwakilan masyarakat Pongkowulu dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari, Rabu (10/6/2026).
Sebelumnya, dalam berita acara kesepakatan, Dinas SDA dan Bina Marga Sultra berkomitmen melakukan penanganan jangka pendek melalui pemeliharaan rutin pada dua titik kritis, yakni Tanjakan Pongkowulu dan Tanjakan Walipuo. Penanganan tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan paling lambat awal Juli 2026 sesuai ketersediaan anggaran.
Meski belum menyebutkan tanggal pasti dimulainya pekerjaan, komunikasi terbaru antara Dinas PUPR Buton Utara dan Dinas SDA dan Bina Marga Sultra menjadi sinyal bahwa proses persiapan penanganan jalan tersebut sedang berjalan.
Masyarakat kini menunggu realisasi di lapangan setelah perjuangan panjang yang sempat diwarnai aksi pemblokiran jalan provinsi demi menuntut perbaikan infrastruktur di wilayah mereka.





















































































