KONAWE, Matabuton.com-Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sultra, Wawotobi, Kabupaten Konawe, Senin (20/7/2026). Sebanyak 69 siswa akan menjalani pendidikan selama lima bulan.
Upacara pembukaan dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol. Johanes Pangihutan Siboro, Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, perwakilan Kejaksaan Negeri Konawe, Ka SPN Polda Sultra, para pejabat utama Polda Sultra, kapolres jajaran, serta instruktur, pelatih, dan pengasuh SPN Polda Sultra.
Dalam amanatnya, Himawan
mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang dinyatakan lulus setelah melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif. Menurutnya, keberhasilan menjadi calon Bintara Polri merupakan hasil kerja keras, ketekunan, doa, serta dukungan orang tua.
“Hari ini merupakan langkah awal perjalanan kalian untuk membentuk diri menjadi Bhayangkara sejati. Sebanyak 69 peserta didik telah menunjukkan kualitasnya melalui proses seleksi yang sangat kompetitif dan kini akan menempuh pendidikan selama lima bulan sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Himawan.
Ia menegaskan, pendidikan pembentukan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan kepolisian, tetapi juga membentuk mental, fisik, karakter, serta menanamkan nilai-nilai Tribrata dan Pancasila.
Karena itu, para peserta didik diminta mengikuti seluruh tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh. Mereka juga didorong memanfaatkan setiap proses pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi, membangun pola pikir kritis, bertindak cepat dan tepat, serta menjaga etika dan disiplin selama menjalani pendidikan.
Himawan juga memberikan sejumlah penekanan kepada para siswa, mulai dari meningkatkan keimanan dan ketakwaan, mempersiapkan fisik dan mental, menghindari segala bentuk pelanggaran, mematuhi seluruh peraturan pendidikan, hingga membangun komunikasi yang baik dengan sesama siswa, pendidik, pelatih, dan pengasuh.
“Jadikan pendidikan ini sebagai momentum untuk membuktikan bahwa kalian mampu menjadi anggota Polri Polda Sulawesi Tenggara yang berkelas, unggul, dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Kepada para pendidik, pelatih, dan pengasuh SPN Polda Sultra, Himawan meminta agar melaksanakan pembinaan secara profesional dan menjadi teladan bagi para siswa.
“Latih, bimbing, didik, dan bina para siswa ini dengan penuh tanggung jawab agar lahir Bhayangkara-Bhayangkara muda yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan tugas Polri di masa depan,” pungkasnya.

















































































