BURANGA, Matabuton.com-Anggota DPRD Kabupaten Buton Utara dari Fraksi PAN, Muhammad Morgan, mengecam insiden bentrokan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Buton Utara, Rabu (24/6/2026). Bentrokan tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka dan kini tengah ditangani pihak kepolisian.
Aksi tersebut digelar massa yang menuntut Kepala Dinas Pendidikan Buton Utara menjalankan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Surat Keputusan Bupati Buton Utara terkait pembatalan sejumlah SK Pengangkatan, mutasi dan pemberhentian sejumlah kepala sekolah.
Kericuhan terjadi saat massa melakukan penyegelan kantor. Di saat yang bersamaan, sekelompok massa lain menolak penyegelan tersebut sehingga memicu aksi saling dorong yang berujung bentrok.
Morgan menilai Kepala Dinas Pendidikan Buton Utara tidak bisa lepas tangan dari insiden tersebut. Menurutnya, polemik yang berlarut-larut terkait rekomendasi BKN dan keputusan Bupati menjadi pemicu munculnya konflik di tengah masyarakat.
“Kepala Dinas Pendidikan harus bertanggung jawab secara moral atas insiden ini. Persoalan ini tidak akan berlarut-larut apabila rekomendasi BKN dan Surat Keputusan Bupati dijalankan sebagaimana mestinya,” kata Morgan kepada Matabuton.com, Rabu (24/6/2026).
Ia menilai kondisi tersebut telah menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat hingga berujung pada bentrokan fisik yang menyebabkan adanya korban luka.
Atas dasar itu, Morgan mendesak Bupati Buton Utara untuk segera mengevaluasi bahkan mencopot Kepala Dinas Pendidikan dari jabatannya.
“Saya meminta Bupati Buton Utara mengevaluasi bahkan mencopot Kepala Dinas Pendidikan. Kami menilai yang bersangkutan tidak mampu menyelesaikan persoalan ini dengan baik sehingga menimbulkan gejolak di tengah masyarakat,” tegasnya.
Morgan juga mendorong aparat penegak hukum mengusut tuntas insiden bentrokan tersebut. Ia meminta seluruh pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau ada pihak yang merasa dirugikan akibat rangkaian peristiwa ini, silakan melapor kepada aparat penegak hukum agar semuanya menjadi terang dan diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Diketahui, bentrokan di Kantor Dinas Pendidikan Buton Utara mengakibatkan dua orang mengalami luka. Polisi telah mengamankan pihak-pihak yang terlibat serta sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Muhammad Morgan. Upaya konfirmasi telah dilakukan media ini kepada Kepala Dinas melalui aplikasi WhatsApp. Namun, hingga berita ini tayang, pesan yang dikirim belum mendapat balasan.


















































































