BURANGA,Matabuton.com-Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Buton Utara disegel oleh massa aksi yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Buton Utara, Rabu (24/6/2026).
Aksi penyegelan tersebut dipicu belum dicairkannya penghasilan tetap (siltap) perangkat desa selama enam bulan oleh Pemerintah Kabupaten Buton Utara.
Sebelum melakukan penyegelan, massa aksi sempat terlibat saling dorong dengan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berupaya menghalangi massa untuk menyegel kantor BKAD.
Ketegangan meningkat ketika aksi saling dorong berlangsung. Di tengah situasi tersebut, orang tidak dikenal diduga melakukan pelemparan batu ke arah kantor BKAD hingga mengakibatkan salah satu kaca bangunan pecah.
Meski sempat terjadi kericuhan, massa aksi akhirnya berhasil melakukan penyegelan terhadap kantor BKAD sebagai bentuk protes atas belum dibayarkannya hak-hak perangkat desa.
Koordinator aksi berulang kali mengingatkan peserta unjuk rasa agar tidak melakukan tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas pemerintah.
“Iya jangan melempar teman-teman. Yang damai, yang damai. Jangan melempar, jangan melempar. Kantor ini milik kita bersama. Cukup kita segel,” seru koordinator aksi melalui pengeras suara.
Seruan tersebut mendapat respons dari peserta aksi yang kemudian tetap melanjutkan penyegelan tanpa melakukan perusakan lebih lanjut terhadap fasilitas kantor.


















































































