Kapolres Buton Utara AKBP Totok: Saya Cari Motor Trail agar Polisi Hadir hingga Pelosok

Kapolres Buton Utara, AKBP Totok Budi S saat diwawancarai wartawan.

BURANGA,Matabuton.com-Momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi Kapolres Buton Utara, AKBP Totok Budi S, mengenang pengabdiannya selama satu tahun dua bulan memimpin Polres Buton Utara. Ia mengaku bertugas di wilayah dengan medan yang berat menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

Hal itu disampaikan Totok saat diwawancarai wartawan usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Islamic Center Minaminanga, Rabu (1/7/2026).

“Terus terang, satu tahun dua bulan merupakan pengalaman yang luar biasa. Di Buton Utara dengan medan yang kita ketahui bersama, masih banyak hutan, jalan rusak, perbukitan, dan sungai. Itu menjadi tantangan tersendiri bagi saya yang sebelumnya bertugas di ibu kota, kemudian harus mengabdi di Buton Utara,” kata Totok.

Menurutnya, tantangan geografis tersebut tidak menjadi penghalang bagi jajaran Polres Buton Utara untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

Ia mengungkapkan, salah satu langkah yang dilakukan adalah menggunakan sepeda motor trail untuk patroli bersama para pejabat utama (PJU) Polres agar dapat melihat langsung kondisi masyarakat.

“Namun itu tidak menjadi halangan. Kami segera menyesuaikan. Saya mencari kendaraan trail, kemudian kami patroli menggunakan trail ke pelosok-pelosok bersama para PJU supaya bisa mengetahui bagaimana keadaan masyarakat yang sebenarnya, sehingga kami bisa mengambil langkah agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi,” ujarnya.

Totok mengatakan, selama memimpin Polres Buton Utara, pihaknya berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.

Mereka mendatangi warga lanjut usia yang hidup sendiri, membantu anak-anak yang kehilangan orang tua, hingga menyalurkan bantuan ke wilayah-wilayah terpencil, termasuk Desa Langere.

“Kami berusaha memberikan yang terbaik, mendatangi lansia yang sendirian, mendatangi anak-anak yang tidak ada orang tuanya, memberikan bantuan sampai ke Langere dan pelosok-pelosok agar mereka benar-benar merasa bahwa polisi hadir di Buton Utara,” tuturnya.

Totok pun bersyukur dapat menuntaskan masa tugasnya di Buton Utara dengan baik.

“Buton Utara adalah tempat saya mengabdi. Alhamdulillah, satu tahun dua bulan saya bisa menyelesaikan tugas di Buton Utara dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Totok juga menyampaikan pesan kepada seluruh personel Polres Buton Utara agar mempertahankan berbagai hal positif yang telah dibangun selama masa kepemimpinannya.

“Satu tahun dua bulan kebersamaan kami dengan anggota penuh suka dan duka. Banyak hal baru yang kami terapkan, bagaimana pelayanan harus menjadi lebih baik dan bagaimana polisi harus selalu hadir di tengah masyarakat. Pesan saya, hal-hal baik yang saya tinggalkan semoga dapat dilanjutkan oleh penerus saya dan seluruh anggota Polres Buton Utara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *