BURANGA, Matabuton.com-Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buton Utara, Ahmad Afif Darvin, mengapresiasi sikap Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, yang menegaskan pemerintah daerah harus mematuhi aturan dalam menyikapi polemik pengangkatan, mutasi, dan pemberhentian kepala sekolah.
Menurut Afif, pernyataan Bupati yang menyebut pemerintah tidak bisa melawan aturan menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum dan administrasi pemerintahan.
“Kita berikan apresiasi kepada Bupati karena menunjukkan kepatuhan terhadap hukum dibanding dengan bupati yang sebelum-sebelumnya. Ini memberikan contoh kita harus tegakkan aturan,” kata Afif dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/7/2026).
Afif menilai, setelah Bupati menyatakan SK pengangkatan kepala sekolah sebelumnya kembali berlaku, Dinas Pendidikan seharusnya segera menindaklanjuti proses administrasi tersebut.
“Berarti kadis pendidikan tidak lagi tawar-menawar, yang namanya masih di Dapodik itu kalau memang kemarin mereka pada saat dinonjob itu sebagai dikembalikan sesuai bahasa Pak Bupati setelah,” ujarnya.
Ia juga meminta Bupati melakukan evaluasi apabila masih terdapat keterlambatan dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.
“Kalau masih ada yang ngelag stafnya, staf-staf di bawah, berarti waktunya Pak Bupati untuk melakukan evaluasi dan beri sanksi mereka itu. Khususnya itu para operator-operator yang nakal itu, dan saya yakin juga kadis pendidikan itu tidak terlalu paham, karena baru,” katanya.
Dalam keterangannya, Afif turut menyinggung seorang pegawai bernama Hanurul yang menurutnya tidak sejalan dengan kebijakan yang telah ditegaskan Bupati.
“Sebenarnya harusnya orang-orang lama, seperti si siapa itu yang disebut-sebut Hanurul itu, direkaman ini jangan sok-sok tahu. Bupati sudah bicara begitu,” ujarnya.
Afif mengingatkan agar Kepala Dinas Pendidikan tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang menurutnya tidak sejalan dengan aturan.
“Dan kadis pendidikan sadar, jangan dipengaruhi orang-orang yang tidak sesuai aturan begitu, dan saya yakin juga kadis pendidikan juga pasti tidak cek, karena baru bukan produknya dia,” katanya.
Ia juga meminta agar persoalan tersebut segera diselesaikan demi perbaikan tata kelola pendidikan di Buton Utara.
“Saran saya kalau tidak segera dikembalikan itu seperti Hanurul itu yang bebicara di rekaman itu, disingkirkan dari pendidikan itu,” ujarnya.
Afif kembali menegaskan dukungannya terhadap langkah Bupati serta mendesak Dinas Pendidikan segera menjalankan kebijakan tersebut.
“Saya apresiasi pertanyaan dari beliau, dan saya tekankan, kadis pendidikan segera dalam waktu ini karena itu perintah aturan dan Bupati sudah tegakkan, dan kemudian Hanurul itu jangan seperti itu. Kalau mau bagus pendidikan,” katanya.
Ia menambahkan, Kepala Dinas Pendidikan perlu melakukan pembenahan di internal organisasinya.
“Kadis pendidikan itu harus kasih singkir Hanurul di situ, cari orang baru masih banyak yang pintar di Buton Utara itu,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini belum berhasil memperoleh konfirmasi dari operator Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara, Hanurul, yang namanya disebut dalam pernyataan Bendahara DPC PDI Perjuangan Buton Utara, Ahmad Afif Darvin.















































































