Morgan Turun ke RSUD Buton Utara Usai Dokter Mogok, Desak RDP dan Minta Pemkab Segera Bayar Insentif

Anggota DPRD Kabupaten Buton Utara dari Fraksi PAN, Muhammad Morgan.

BURANGA, Matabuton.com-Anggota DPRD Kabupaten Buton Utara dari Fraksi PAN, Muhammad Morgan, turun langsung ke RSUD Buton Utara menyusul aksi mogok yang dilakukan sejumlah dokter spesialis dan dokter umum akibat belum dibayarkannya insentif mereka.

Morgan mengaku prihatin dengan kondisi tersebut karena dikhawatirkan berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, persoalan tunggakan insentif yang disebut terjadi sejak 2025 hingga Juni 2026 tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Saya datang langsung ke rumah sakit tadi untuk melihat kondisi pelayanan sekaligus berdiskusi dengan tenaga kesehatan,” kata Morgan kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Saat berada di RSUD Buton Utara, Morgan mengaku berbincang dengan sejumlah perawat mengenai pelayanan kepada pasien di tengah aksi mogok dokter.

“Saya tanya kepada perawat, bagaimana pelayanan pasien. Mereka menyampaikan dokter tetap memberikan arahan penanganan melalui telepon atau secara online,” ujarnya.

Tak hanya berdialog dengan tenaga kesehatan di RSUD, Morgan juga menghubungi salah seorang dokter untuk mengetahui secara langsung alasan di balik aksi mogok tersebut.

Dari hasil komunikasi itu, Morgan mengaku para dokter memilih menghentikan pelayanan karena merasa telah terlalu lama menunggu realisasi janji Pemerintah Kabupaten Buton Utara terkait pembayaran insentif.

“Mereka melakukan aksi mogok kerja karena sudah bosan dengan janji-janji pemerintah daerah untuk membayar insentif mereka, tetapi hingga sekarang belum juga terealisasi,” kata Morgan.

Morgan menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak tenaga medis sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kalau dokter sampai mogok, tentu masyarakat yang paling dirugikan. Karena itu, persoalan ini harus segera diselesaikan,” tegas politisi muda PAN tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Morgan mengaku akan berkoordinasi dengan Ketua DPRD Kabupaten Buton Utara untuk segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan menghadirkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Kesehatan, manajemen RSUD, serta perwakilan dokter.

Menurutnya, forum tersebut penting untuk mengungkap penyebab belum dibayarkannya insentif dokter sekaligus mencari solusi agar pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan normal.

“Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Saya akan berdiskusi dengan Ketua DPRD agar segera dilakukan RDP dengan BKAD, Dinas Kesehatan, RSUD, dan para dokter sehingga persoalan ini bisa dibuka secara terang dan ditemukan solusi terbaik,” pungkas Morgan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *